29/01/2010
ISLAM
Hilangkan dari diri kita 'label, 'sekat' yang memisahkan kita dari satu kesamaan. Kita adalah saudara, kita berasal dari 1 keluarga (Adam & Hawa). Kita berada dalam satu kesamaan, kita bukanlah syiah, sunni, hammas, hizbullah, fatah, NU, Muhammadiyah, Persis maupun lain sebagainya. Mereka memiliki kesamaan, mereka percaya pada satu Tuhan (Allah), mereka mendirikan shalat 5 kali sehari, mereka memberi sebagian harta (per tahun) mereka dengan zakat, mereka berpuasa (wajib) di bulan Ramadhan dan mereka melaksanakan haji. Mereka semua percaya pada 1 Tuhan (ALLAH) dan yakin pada Nabi Muhammad SAW sebagai Rasulullah. Bukankah itu 5 pilar Islam ? Tidak perlu kita saling mempersoalkan mana yang benar dan salah diantara mereka. Kita hanya perlu saling menghormati 'perbedaan' itu, karena kita berada dalam satu pilar ISLAM.Sangat mudah bagi kita untuk bersatu 'melawan' satu hal yang sama, tapi apakah kita bisa bersatu dalam keberadaan kita masing-masing ? Islam bukanlah kata benda, Islam merupakan 'way of life' atau 'a state of heart'. Itu adalah apa yang ada dalam hati kita, bukan 'label' yang menempel diluar kita. Telah lama kita terpecah menjadi beberapa 'label' itu. Jadikan diri kita sebagaiamana Al-Qur'an telah menunjukkannya. Kita adalah satu umat : Sesama muslim kita adalah saudara dalam ISLAM, sesama non-muslim kita adalah saudara dalam kemanusiaan. Dapatkah ANDA menghargai sesama dan mengatasi perbedaan untuk menjadi satu umat? Itu adalah TEST bagi kita..
Allah menciptakan kelompok manusia (laki-laki dan perempuan) bersuku-suku, berbangsa-bangsa dengan tujuan agar kita saling mengenal dan mengetahui.
Hilangkanlah 'sekat dan 'label itu, kembali pada satu kesatuan ISLAM...!